Franchise Call of Duty memang ga pernah ada matinya, baru-baru ini Activision merilis sebuah trailer untuk game terbaru mereka berjudul Call of Duty: Vanguard. Game FPS dengan visual yang sudah tidak diragukan lagi ini kembali mengambil settingan perang dunia kedua dan seperti biasa kita akan berperan menjadi salah satu prajurit dari pihak sekutu.

BACA JUGA: Ini Lima fakta Menarik dari Team Spirit, Pemenang The International Dota 2 Kesepuluh

Call of Duty: Vanguard rencananya bakal dirilis pada tanggal 5 November 2021 mendatang, tersedia untuk platform PS4, PS5, Xbox One, Xbox Series X/S, dan PC via Battle.net. Berikut ini adalah 5 fakta menarik Call of Duty: Vanguard yang perlu kamu ketahui.

1. Map Multiplayer Lebih Banyak

Saat peluncurannya bulan depan, mode multiplayer Call of Duty: Vanguard akan dibekali dengan 20 map berbeda, yang artinya ini lebih banyak daripada seri Call of Duty pada umumnya.

Activision juga menghilangkan mode Ground War dari Modern Warfare, juga mode Fireteam dari seri Black Ops Cold War. Dari 20 map yang bakal tersedia, 16 map diantaranya adalah mode multiplayer tradisional 6v6, sementara 4 map lainnya adalah mode baru, Champion Hill. Mode ini mengusung kombinasi elemen dari mode Gunfight yang pertama kali diperkenalkan lewat seri Modern Warfare, serta mode Gunfight Tournament yang berasal dari seri Black Ops Cold War.

2. Campaign Call of Duty: Vanguard Lebih Beragam

Di Call of Duty: World War 2, kita akan fokus menjadi bagian dari tentara Amerika yang mendarat di Normandia dan mereka berjuang untuk melintasi wilayah Eropa, seperti film Band of Brothers. Nah, di Call of Duty: Vanguard, kita akan terlibat dalam 4 konflik perang di wilayah Eastern Front, Western Front, The Pacific, serta North Africa. Mode campaign ini juga menampilkan 4 karakter protagonis dari seluruh dunia, termasuk Private Lucas Riggs (Inggris), Sergeant Arthur Kingsley (Inggris), Lieutenant Wade Jackson (USA), dan Lieutenant Polina Petrova (Uni Soviet).

3. Bukan Sledgehammer, Treyarch yang Mengembangkan Mode Zombie Call of Duty: Vanguard

Sledgehammer dikenal sebagai studio dibalik pengembangan mode coop zombie di Call of Duty: Black Ops Cold War, namun untuk Call of Duty: Vanguard, pengembangan mode ini dikerjakan oleh Treyarch. Kabarnya developermenghubungkan cerita langsung ke alur cerita Dark Aether, serta alam semesta Black Ops. Menurut prediksi kami, konten mode zombie ini bisa kita lihat lebih banyak lagi saat peluncuran, mengingat perayaan Halloween semakin dekat juga.

4. Bakal Terintegrasi dengan Call of Duty: Warzone

Selain mode multiplayer dan campaign, Call of Duty: Vanguard akan sepenuhnya diintegrasikan ke dalam Call of Duty: Warzone, sebuah seri dengan genre Battle Royale yang bisa dimainkan secara free to play atau gratis. Sayangnya, belum ada informasi rinci dari Activision tentang bentuk integrasi ini. Semoga saja berkaitan dengan map, jadi harapannya bisa menjadi sebuah penyegaran dari map yang sudah ada, yakni Verdansk.

5. Teknologi Anti-Cheat Baru Rilis Sudah Berhasil Dijebol

Untuk memastikan permainan tetap berjalan adil, Activision menggunakan teknologi anticheat yang disebut Ricochet. Software ini nantinya bakal diterapkan untuk Call of Duty: Warzone dan Call of Duty: Vanguard.

Namun, usai diumumkan, rumornya para cheater berhasil menangkal teknologi anticheat tersebut. Menurut Activision, pihak mereka sebenarnya sudah memperkirakan hal ini bakal terjadi, karena memang sistem anticheat Ricochet masih dalam tahap pengujian dan bukan versi final. Well, kita doakan saja semoga sistem anticheat ini bakal bekerja dengan baik saat Call of Duty: Vanguard diluncurkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *