main-new-world

Kesuksesan Amazon lewat game New World memang layak diacungi jempol, di mana game ini sempat mendapatkan peringkat satu game dengan peak player terbanyak di Steam Chart. Sebanyak 700 ribu pemain online secara bersamaan saat perilisan game-nya. Torehan ini mengalahkan game CounterStrike: Global Offensive yang langganan menduduki peringkat pertama. Namun, dibalik game yang cukup hype ini, ternyata ada beberapa hal yang bisa membuat calon pemainnya ilfil. Apa saja itu? Yuk, langsung kita lihat bersama list-nya.

1. Antri Login yang Lama

Bikin Ilfil, 5 Hal Ini Bisa Bikin Kamu Malas Main New World

Sebagai sebuah game yang cukup hype, hari pembukaan server menjadi momen paling chaos, di mana banyak pemain di seluruh dunia ingin segera login ke dalam game. Banyak pemain yang mengeluh karena harus mengantri login. Tak tanggung-tanggung antrian bisa mencapai ribuan dan memakan waktu hingga 5 jam lebih. Untuk sebuah game yang memiliki unsur kompetitif besar, tentu saja hal ini sulit diterima banyak pemain, apalagi banyak komunitas yang telah mempersiapkan diri untuk segera mengklaim teritorial.

Untuk permasalahan antri login, pihak Amazon sebenarnya sudah memberikan solusi, termasuk membuka server baru, menambahkan anti AFK agar pemain bisa otomatis keluar dari game jika terlalu lama idle, dan yang terakhir mereka juga memberikan penawaran untuk transfer ke server lain secara gratis.

2. Permasalahan Koneksi untuk Pemain Indonesia

Banyak pemain di region Asia Tenggara, khususnya gamer Indonesia yang cukup antusias untuk memainkan game New World. Bahkan dalam sebuah wawancara pihak Amazon memiliki rencana di masa depan untuk menargetkan pasar baru dan membuka server di Jakarta. Namun, pada saat peluncuran game akhir September lalu, Amazon juga telah menegaskan tidak akan ada server untuk region SEA. Hal ini membuat para pemain New World Indonesia harus bermain di server Asia Pasifik yang lokasinya di Australia.

Rata-rata latency yang bisa kita dapatkan untuk bermain di server Australia adalah sekitar 120-150ms, yang artinya bakal berasa delay dan untuk game yang kental dengan elemen PvP yang intens, hal ini bisa jadi masalah besar.

3. Minor Bug yang Cukup Mengganggu

Hampir tidak ada game yang bisa bebas dari masalah bug. Sebagai sebuah perusahaan besar, Amazon tentu telah merekrut SDM terbaik untuk mengembangkan New World dan mereka juga telah beberapa kali memberikan kesempatan pemain untuk mencicipi beta test dan sempat menunda perilisan hingga satu bulan untuk memperbaiki permasalahan bug, namun yang terjadi beberapa bug masih bisa ditemui. Beberapa diantaranya adalah bug visual, tidak bisa bergerak (stuck), dan yang paling parah yakni bug Territory Standing, yang membuat Company bisa melakukan declare war hanya dalam waktu yang singkat.

4. Konten PvE Bikin Pecinta RPG Sejati Berteriak

Dibalik indahnya visual yang ditawarkan oleh game New World, ternyata ada satu hal yang cukup mengganggu, khususnya bagi pecinta MMORPG. Sebenarnya konten PvE di New World telah dikembangkan dengan cukup baik, mengingat Amazon awalnya ingin membuat game ini dengan konsep full PvP. Salah satu hal yang cukup mengganggu adalah desain dari monster di New World relatif mirip, hanya levelnya saja yang berbeda. Bagi sebagian pecinta RPG tentu ingin lebih banyak melihat monster-monster dengan desain yang beragam, sehingga aktivitas berpetualang mereka bisa lebih seru.

5. Butuh Komunitas yang Solid untuk Mendominasi Game

Menjadi sebuah game yang berorientasi PvP, New World memang cukup seru jika kamu menyukai peperangan. Sebenarnya tidak ada masalah jika kamu bermain solo, tapi akan jauh lebih mudah jika memiliki grup atau komunitas yang solid untuk menyelesaikan banyak konten, baik PvE maupun PvP. Saran kami segera cari komunitas atau ajak temanmu untuk bermain bersama, jika ingin mendapatkan “have fun” yang sesungguhnya di New World. Bagaimana jika tidak? Well, mungkin kamu akan cepat bosan dengan game ini.

Leave a Reply